Cara Mengembangkan Bisnis Online dan Offline

Tak dapat dipungkiri kalau bisnis online saat ini sedang bergerak dengan cepat. Dan tingkat penyebarannya bahkan sudah sampai ke pelosok pedesaan yang akses internetnya masih kembang kempis. Bagi yang menyadari dan memahami bahwa perubahan itu pasti dan nyata adanya, pasti akan segera mengambil tindakan cepat dan terukur untuk ikut serta dalam perubahan itu. Karena kalau tidak mengikuti akan segera tergulung oleh arus perubahan tersebut. Sudah banyak cerita bisnis yang saat ini napasnya sudah kembang kempis, tapi masih bertahan untuk tidak melakukan perubahan. Atau bahkan beberapa bisnis yang dulunya moncer sudah tak terdengar lagi. Seperti bisnis penyewaan dan produksi kaset video, wartel, dan lain-lain. Dan untuk yang bertindak cepat akan melakukan perubahan secara drastis maupun secara bertahap, yaitu dengan mencariĀ  secara terintegrasi.

cara mengembangkan bisnis online dan offline

Cara Mengembangkan Bisnis Online dan Offline Secara Bersamaan

Anda mungkin sudah mendengar kalau pusat belanja Matahari, Debenhams dan beberapa yang lain telah menutup beberapa outletnya. Sedangkan di Amerika Serikat pusat belanja WalMart juga menutup di beberapa kota. Penutupan ini tentu terkait kebijakan strategis perusahaan untuk tetap bertahan terhadap perubahan minat belanja di masyarakat. Salah satunya adalah mudahnya orang belanja tanpa keluar rumah, karena sudah dapat melakukannya secara online. Sehingga secara waktu dan biaya relatif lebih hemat. Jadi tidak heran kalau tempat belanja online seperti Amazon tumbuh sangat cepat dan menjadikan pemiliknya, Jeff Bezos menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Kalau di Cina sudah tentu Alibaba Group dengan Jack Ma-nya, yang saat ini makin tumbuh luar biasa dan berekspansi ke seluruh dunia temasuk ke Indonesia melalui investasi di Tokopedia, Lazada dan Zalora. Akankah bisnis konvensional Anda harus ditutup juga? Jika saat ini Anda memiliki toko konvensional atau toko offline, bagaimana harus bertahan dan berkembang?

Baca juga : 10 bisnis online terbaik

Nah berikut ada pengalaman menarik saat saya sedang melakukan pengiriman paket melalui agen ekspedisi Wahana Logistik di daerah Pasar Lama Tangerang. Sang pemilik keagenan tersebut semula bergerak di perdagangan alat rumah tangga dan barang plastik. Karena omzet tokonya mengalami penurunan terus menerus, kemudian dia mencoba menawarkan barang dagangannya melalui marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak dan Shopee. Ternyata respon pasarnya bagus. Sehingga dia kemudian terus mencari cara mengembangkan bisnis online dan offline nya. Dan tentu saja pengembangannya yang tetap terkait dengan bisnis utamanya, tidak membutuhkan modal besar dan mudah dilakukan. Pengembangan yang dilakukan adalah dengan membuka keagenan ekspedisi Wahana Logistik. Jadi dia memiliki pendapatan dari 3 sumber sekaligus, yaitu dari bisnis online, bisnis offline dan dari jasa keagenan ekspedisi. Menarik bukan? Anda juga bisa melakukan pengembangan usaha seperti itu. Tinggal menyesuaikan saja dengan kondisi setempat.

 

Cara mengembangkan bisnis online dan offline ala toko swalayan.

Ternyata Indomaret, Tip Top dan beberapa toko swalayan lain juga memanfaatkan trend bisnis online ini. Mereka ada yang membuat aplikasi khusus seperti Indomaret atau cukup dengan memajang produknya di marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak atau Shopee dan lain-lain. Mungkin kalau angin perubahan bisnis online semakin kencang, bukan tidak mungkin yang tadinya hanya memanfaatkan marketplace akan membuat website khusus atau aplikasi khusus. Sudah tentu dengan modal yang sangat besar bagi ukuran UKM. Bisa jadi hal ini pemain kecil akan terancamĀ  kalau tidak kreatif dalam mencari celah mengembangkan bisnisnya. Karena salah satu keunggulan bisnis offline seperti Indomaret, Tip Top, Matahari dan yang lainnya adalah mereka telah memiliki gudang di beberapa tempat untuk mengembangkan bisnis onlinenya. Hal ini juga yang saat ini dilakukan oleh WalMart di Amerika Serikat. Mereka memanfaatkan gudang-gudang mereka yang tersebar di penjuru negeri untuk mendukung pengembangan bisnis online mereka.

Cara mengembangkan bisnis online dan offline ala UKM

Modal yang relatif kecil dan jaringan bisnis yang relatif terbatas mengharuskan pemilik UKM untuk kreatif dan bersinergi dengan pebisnis UKM lainnya. Hal ini juga yang membuat Jaya Setiabudi sebagai Founder Yukbisnis (https://yukbisnis.com) aktif mengajak pebisnis UKM agar bersinergi dan terus mengembangkan diri. Salah satunya mengajak memasarkan produk-produknya melalui platform yukbisnis yang dibangunnya. Juga aktif melakukan seminar, pelatihan dan bimbingan bisnis untuk UKM. Anda yang merasa perlu mengembangkan bisnis silakan hubungi komunitas tersebut. Atau bisa juga melalui komunitas-komunitas bisnis di area terdekat Anda. Pada intinya Anda harus mencari cara mengembangkan bisnis online dan offline secara terintegrasi agar semakin kuat dan berkembang.

Dengan bersinergi akan makin menguatkan. Karena jaringan bisnis akan makin luas dan ilmu bisnis Anda sudah pasti akan terus diperbarui.

Baca juga : Usaha online yang menguntungkan

 

Salam,

Jarot – 0812 8894 7018

Peminat bisnis online

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.