Membangun Brand Image Bisnis Online

membangun brand image bisnis onlineKetika orang membeli air minum kemasan sering kali menyebut Aqua. Walaupun mereknya Ades, 2 Tang, Vit dan berbagai merek lain tetap saja menyebutnya dengan Aqua. Betapa hebatnya brand image yang dimiliki Aqua, sehingga menancap kuat di benak konsumen. Aqua adalah pelopor air minum dalam kemasan. Aqua telah membangun brand image selama bertahun-tahun dan sering hadir dalam event-event besar untuk menguatkan kehadirannya. Walaupun bermunculan kompetitor-kompetitor baru namun Aqua masih menjadi yang terdepan. Jadi saat seseorang membeli produk Aqua sebenarnya tidak sekedar membeli air minum, tetapi juga membeli brand. Karena dibenak konsumen tersebut kalau membeli air minum kemasan itu berarti harus membeli merek Aqua. Bukan merek lain.

Baca juga : Tips Sukses Bisnis Online Dropship

Walaupun produknya sama dan kualitasnya juga sama yaitu air minum, tetapi dengan kemasan yang berbeda akan membawa efek yang berbeda. Harga yang harus dibayar juga menjadi berbeda. Saat itulah sebuah brand menjadi aset yang sangat mahal. Demikian juga dengan brand bisnis online. Dengan produk yang sama, tetapi dipajang di toko yang berbeda bisa dijual dengan harga yang berbeda. Bahkan ada yang terpaut cukup jauh. Hal ini disebabkan perbedaan tingkat kepercayaan ke toko online yang punya brand image tinggi dan toko online lainnya yang belum jelas brand image nya.

Cara Membangun Brand Image Bisnis Online

Brand Image di bisnis online ditandai dengan banyaknya followers dan likers mereka. Sebuah brand yang punya ribuan dan bahkan jutaan follower berarti sudah mempunyai aset yang nilainya sangat tinggi. Apapun produk yang mereka keluarkan, akan selalu ditunggu dengan penuh antusias oleh follower nya. Contohnya adalah Vanilla Hijab yang setiap mengeluarkan produk baru selalu ludes.

Bagaimana membangun brand image bisnis online seperti itu?

#1. Konsisten Dalam Nama Brand Bisnis Online

Buatlah nama brand bisnis online mudah diingat dan mudah dikenali. Cara mudah untuk mengingat sesuatu adalah dengan pengulangan atau repetisi. Jadi dengan berkali-kali muncul brand bisnis online Anda di berbagai tempat, maka brand bisnis online Anda akan makin kuat diingat orang.

Cara untuk membuat pengulangan itu adalah dengan membuat nama brand bisnis online yang sama baik di market place, media sosial dan website. Misalnya Anda membuat brand “Juragan Keren”, maka nama tersebut dibuat sama untuk diterapkan di marketplace (Tokopedia,, Bukalapak, Shopee dll) dan di media sosial (Facebook, Youtube, Twitter, Instagram dll) serta nama website (www.juragankeren.com, www.juragankeren.net, dll).

Sebuah catatan yang perlu diberikan disini adalah bahwa sebuah website sangat diperlukan untuk menjaga kelangsungan bisnis online Anda dalam jangka panjang. Karena sehebat apapun bisnis online Anda di marketplace dan di media sosial, tetapi itu tetap bukan milik Anda. Ada hal-hal yang diluar kendali Anda yang berpotensi untuk terjadi perubahan yang menyebabkan ditutupnya bisnis online Anda di kedua tempat tersebut.

Contoh watermark

#2. Gunakan Watermark Untuk Gambar Produk

Salah satu kelemahan bisnis online adalah gambar produk yang kita buat bisa diambil dan dimanfaatkan oleh kompetitor. Untuk menghindari hal itu Anda bisa menambahkan watermark di tiap gambar atau foto yang digunakan. Penambahan watermark ini bermanfaat ganda, yaitu selain untuk melindungi penggunaan gambar oleh orang lain secara tidak sah juga untuk membangun brand image bisnis online Anda.

Watermark itu sendiri berupa tulisan dan atau logo brand Anda. Bisa juga ditambahkan nomor kontak Anda, supaya kalau ada yang berminat bisa langsung tahu nomor kontak Anda. Tapi penambahan watermark ini jangan sampai terlalu mencolok, sehingga mengganggu penampilan gambar itu sendiri.

Untuk menambahkan watermark bisa menggunakan banyak aplikasi yang tersedia seperti misalnya Inshot, Logolicious, PIXLR dll. Kalau Anda menggunakan laptop atau PC bisa menggunakan software untuk mengedit gambar seperti Photoshop. Bisa juga dengan software pengolah gambar yang lain.

Baca juga : Cara Bisnis Online Fashion Tanpa Modal

#3. Berikan Kualitas Produk Yang Baik

Kualitas produk yang baik akan mempromosikan dirinya sendiri. Tanpa promosi yang berlebihan pun sudah menjadi rebutan. Apalagi kalau dipromosikan dengan terencana dan terukur, pasti daftar tunggu yang masuk akan semakin panjang. Contohnya adalah produk mobil Toyota yang sudah terkenal dengan mutu produk dan layanan purna jualnya yang sangat baik. Saat akan launching produk baru, beritanya sudah menyebar kemana-mana. Daftar tunggu calon pembeli juga bisa sampai berbulan-bulan. Dan lebih asyiknya lagi, harga jual mobil bekasnya pun masih relatif tinggi. Jadi dengan membeli mobil Toyota bisa dapat dua keuntungan, yaitu kualitas produk yang bagus dan harga jual kembali yang tinggi.

Terapkan strategi ini di bisnis online Anda, maka produk Anda senantiasa ditunggu para pelanggan. Saat suatu brand sudah menancap kuat di benak konsumen, maka harga menjadi sesuatu yang tidak perlu dipermasalahkan lagi.

#4. Berikan Layanan Lebih Dari Yang Diharapkan

Layanan yang baik akan memikat dan mengikat konsumen sampai tak ingin menggunakan produk  dari brand yang lain. Bahkan terpikir pun tidak.  Contoh yang pernah aku alami adalah saat membeli mesin cuci merek LG. Aku hanya berharap mesin ini tidak rewel dan hemat air serta listrik. Ternyata mesin cucinya bagus dan sesuai yang dijanjikan. Tapi yang membuat saya terkesan adalah saat bagian Pelayanan Konsumen secara rutin menghubungiku dan menanyakan kondisi mesin serta menawarkan servis jika memang diperlukan. Hal ini sungguh lebih dari yang kuharapkan. Dan mereka serius serta konsisten menjalankan pelayanan purna jualnya. Berinisiatif membeikan layanan sebelum diminta.

Cara yang sama bisa diterapkan untuk membangun brand image bisnis online Anda. Berikan sedikit lebih saja kelebihan, maka konsumen akan terus terikat dengan Anda. Misalnya Anda menjual produk perawatan kecantikan. Kalau dari pabriknya tidak disediakan petunjuk pemakaian, maka buatlah selembar kecil petunjuk pemakaiannya. Itu sudah sangat berarti. Terutama bagi pengguna atau pelanggan baru.

Cobalah berkreasi dengan memberikan pelayanan lebih dari yang biasa diberikan.

#5. Konsisten Menjaga Mutu Produk dan Pelayanan

Konsistensi adalah kunci segala macam usaha atau bisnis. Demikian juga untuk membangun brand image bisnis online harus dilakukan dengan dengan konsisten. Tidak sepotong-sepotong atau dalam sekian waktu waktu saja. Tetapi harus terus menerus khususnya dalam menjaga mutu produk dan pelayanan sebelum dan sesudah terjadinya transaksi. Hal ini sudah dibuktikan oleh bisnis yang sampai saat ini terus bertahan dan berkembang. Contoh yang paling mudah dilihat adalah bagaimana brand-brand besar yang jangkauannya tidak sudah mendunia seperti Amazon, Microsoft, Lazada, Alibaba dan banyak lagi. Mereka terus menerus menjaga mutu dan melakukan pengembangan produk dan pelayanan agar pelanggan terus terikat.

Beberapa brand lokal yang punya visi dan misi ke depan juga mengaplikasikan konsistensi dalam menjaga mutu dan pelayanan ini. Sehingga bisnis mereka terus terjaga dan berkembang positip.

Untuk Anda yang punya keinginan besar memajukan bisnis onlinenya, harus mulai awal menerapkan konsistensi membangun brand image bisnis online ini. Menyediakan mutu produk yang bagus dan pelayanan yang mumpuni adalah pekerjaan berat. Butuh usaha yang keras. Namun percayalah kalau usaha Anda ini akan terbayarkan nantinya. Dibandingkan beberapa orang yang hanya mengejar keuntungan sesaat saja. Kita lihat saja Tokopedia yang konsisten menjaga produk dan pelayanannya. Saat ini sudah berkembang demikian besarnya. Anda pun pasti bisa juga melakukannya.

 

Salam,

Jarot BS-0812 8894 7018
(Penikmat Bisnis Online)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.